Tampilkan postingan dengan label ilmu informasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ilmu informasi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Desember 2009

CMS : Solusi Cerdas Pengelola Konten Web

Istilah Content Management System (CMS) sebenarnya tidak hanya mengacu pada pengelolaan konten web, namun secara umum adalah software untuk mengelola konten dalam arti yang luas, baik itu dokumen, film, gambar, data ilmiah dan sebagainya. Pada artikel ini, CMS mengacu pada web CMS, yaitu alat bantu berupa software yang dikhususkan untuk melakukan pengelolaan konten website.

Sebuah CMS standar dapat melakukan pengelolaan konten web berupa:
  1. Pengaturan desain dengan menggunakan template. Seperti halnya template web, CMS umumnya juga mempunyai berbagai macam template. Beberapa template berbayar, beberapa gratis. Namun yang perlu diperhatikan adalah bahwa template CMS yang satu dengan CMS yang lain tidaklah sama strukturnya sehingga sebuah template CMS hanya dapat digunakan pada CMS  yang sama.
  2. Kemudahan dalam mengedit konten. Karena konten merupakan hal terpenting pada sebuah website, maka CMS pada umumnya membuat kemudahan dalam membuat atau mengedit suatu konten sehingga bagi user (pembuat website) yang tidak mengerti HTML dapat tetap membuat konten dengan berbagai variasi.
  3. Kemudahan dalam penambahan fitur. fitur-fitur tambahan pada sebuah website seperti kalender, shoutbox, modul pencarian suatu kata kunci, statistik pengunjung, polling, forum dan sebagainya merupakan komponen yang dapat dengan mudah ditambahkan dan diatur letaknya pada website dengan menggunakan CMS.
  4. Delegasi. Yang dimaksud dengan delegasi adalah hak akses atau level pengguna untuk berkontribusi terhadap pengelolaan konten. Beberapa contoh level pengguna adalah level super administrator, level manager, level administrator dan sebagainya.
Untuk lebih jelas mengenai contoh dan kategori CMS, kamu dapat mengunjungi situs www.opensourcecms.com

    Selasa, 15 Desember 2009

    Website Sebagai Media Promosi dan Peningkatan Layanan

    Isitilah internet merupakan singkatan dari Interconnection Networking. Secara sederhana, internet bisa diartikan sebagai a global network of computer network. Jaringan internet sukses dikembangkan dan diuji coba pertama kali pada tahun 1969 oleh US Department of Defense dalam proyek ARPANet (Advanced Research Projects Network). Semenjak itu internet berkembang sangat pesat. Salah satu faktor yang berkonstribusi pada menjamurnya pemakaian internet di seluruh belahan dunia adalah perkembangan WWW (World Wide Web) yang dirancang oleh Tim Berners-Lee dan staf ahli di laboratorium CERN (Conseil European pour la Recherche Nucleaire) di Jenewa (Swiss) tahun 1991. Selain itu, faktor pendorong revolusi internet adalah daya tarik utama internet yang meliputi communcation, information retrieval dan information search.

    Kemudahan penggunaan internet karena pada dasarnya internet merupakan suatu infrastruktur komunikasi yang tidak menjadi property suatu pihak tertentu. Tidak ada badan pemerintah atau perusahaan komersil yang memiliki sistem tersebut, hanya diperlukan beberapa peraturan untuk pengelolaan informasinya. Produk-produk internet ada beragam seperti : e-mail, FTP (file transfer protocol), search engine, chatting room dan WWW.

    WWW (Web) adalah salah satu aplikasi yang paling menarik dan banyak digunakan di internet. Aplikasi ini kadang disebut “The killer application” atau “The world is in your fingertip” karena sedemikian mudahnya kita dapat mendapatkan informasi tidak hanya teks tetapi gambar maupun format multimedia lainnya.

    Informasi yang diletakkan di WWW disebut “Home Page” dan setiap homepage mempunyai alamat masing-masing. Untuk dapat menarik perhatian user sehingga homepage dapat sering dikunjungi, maka kita harus membuat desain semenarik mungkin dan banyak informasi yang jelas.

    Dari segi isi, web dapat dikategorikan menjadi beberapa jenis seperti website pemerintahan, website bisnis, website berita, website organisasi non-profit serta website jejaring sosial –yang kini sedang sangat populer-. Salah satu website berita adalah kompas.com. Di website ini kita dapat melihat berita terbaru yang dikategorikan kedalam beberapa jenis seperti national, international, regional, bisnis dan keuangan dan lain-lain. Pembuatan website kompas.com tentu untuk tujuan tertentu yaitu untuk meningkatkan citra Kompas akan sebuah media massa yang selalu menampilkan berita terbaru. Melaui website Kompas dapat mengisi kelemahan yang terdapat pada media cetak. Harian Kompas terbit setiap hari dan berita-berita yang terdapat didalamnya merupakan berita sehari yang lalu. Ketika harian Kompas telah terbit –biasanya pada pagi hari- yang siangnya ada kejadian yang menarik, maka berita itu akan masuk pada harian Kompas selanjutnya.

    Nah, kelemahan itulah yang coba untuk dilengkapi oleh website Kompas. Kandungan berita website Kompas dapat di-update kapan saja. Tidak terikat oleh waktu terbit. Ketika ada fenomena yang menarik untuk diberitakan, maka sang admin –orang yang bertanggung jawab terhadap website- dapat langsung memasukkannya untuk menjadi sebuah berita, tentu saja dengan restu editor. Dengan fungsi seperti ini, website berita yang diluncurkan oleh Kompas memiliki bargaining position yang cukup penting sebagai sebuah layanan berita yang selalu di-update 24jam.

    Website juga dapat dipergunakan sebagai media promosi. Banyak perusahaan manufaktur yang membuat website untuk mempromosikan perusahaan mereka. Biasanaya website seperti ini memiliki kandungan yang sifatnya memperkenalkan (introducing) misalnya profil lembaga, alamat, serta produk yang ditawarkan. Contoh website ini adalah website yang dimiliki oleh PT. Astra Honda Motor yang memiliki kandungan profil, berita, safety riding, produk, jaringan, info konsumen, komunitas honda dan info karir. Dengan keberadaan website ini tentu saja Honda berharap untuk meningkatkan citra serta meningkatkan penjualan. Melalui website ini (www.astra-honda.com) pengunjung dapat melihat produk motor yang diproduksi oleh Honda. Dengan kemudahan melihat produk Honda melalui website, diharapkan pengunjung website akan tertarik dan kemudian membeli produk Honda.

    Website dapat dikatakan sebagai produk utama dari internet karena website dapat “menampung” produk lain dari internet. Produk search engine berada di website dengan alamat www.google.com. E-mail juga dapat ditampung di alamat website tertentu seperti fasilitas e-mail yang disediakan oleh Yahoo!. Untuk menikmati fasilitas tersebut kita harus mengunjungi website Yahoo! dengan alamat www.yahoo.com.

    Senin, 14 Desember 2009

    Definisi Database

    Database (basis data) terdiri dari dua kata, yaitu basis dan data. Basis adalah markas atau gudang, tempat bersarang atau berkumpul. Sedangkan menurut Kamus Lengkap Dunia Komputer, data adalah kumpulan dari angka-angka maupun karakter-karakter yang tidak memiliki arti. Data dapat diolah atau dimanipulasi sehingga menghasilkan informasi.

    Basis data sendiri dapat didefinisikan dalam sejumlah pandangan antara lain sebagai berikut:

    Menurut Kamus Lengkap Dunia Komputer, basis data adalah sekumpulan file yang saling terkait dan membentuk suatu bangunan data. Data minimal terdiri dari satu file yang cukup untuk dimanipulasi oleh komputer sedemikian rupa.

    Menurut Harianto Kristanto, basis data adalah kumpulan file-file yng saling berelasi, relasi tersebut biasanya ditujukan degnan kunci dari tiap file yang ada. Satu database menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan, instansi. (Kristanto, 1999 : 1)

    Menurut Jogiyanto Hartono, basis data adalah sekumpulan dari data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di simpanan luar komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. (Hartanto, 1999 : 217)

    Menurut Fathansyah, basis data adalah kumpulan data yang saling berhubungan yang tersimpan secara bersama sedemikian rupa dan tanpa redudansi (pengulangan) yang tidak perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan (Fatansyah, 2002 : 2)

    Keputusan Menteri PAN no.13/kep/m.pan/1/2003

    Kebebasan memperoleh informasi
    Setiap unit organisasi sesuai dengan kewenangannya berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi yang tepat dan dapat dipertanggungjawabkan

    Program sistematis
    Penguasaan teknologi komunikasi dan informasi memerlukan program yang sistematis, terencana dengan baik dan berkesinambungan

    Implikatif
    Penerapan teknologi informasi dan komunikasi di lingkungan instansi pemerintah akan meningkatkan produktivitas, efisiensi dan efektivitas kerja aparatur

    Partisipatif
    Seluruh jajaran aparatur di lingkungan instansi pemerintah berpartisipasi memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsinya

    Akuntabilitas
    Pemanfaatan teknologi komunikasi dan informasi harus dapat dipertanggungjawabkan

    *) source: Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara No. 13/kep/m.pan/1/2003 tentang perkantoran elektronis lingkup intranet (electronic office) di lingkungan instansi pemerintah

    Jumat, 11 Desember 2009

    Era Informasi

    Memasuki era teknologi informasi ini peradaban manusia telah berubah. Pada beberapa kurun waktu sebelumnya kita berada pada era industri. Pada era ini kekuatan modal menjadi faktor penentu. Pihak yang memiliki modal adalah mereka yang akan berada di tampuk kekuasaan. Buah dari era industri adalah merebaknya industri di berbagai belahan dunia. Jepang merupakan salah satu negara industri yang cukup terkenal. Banyak sekali produk elektronik ataupun otomotif dilahirkan di Jepang. Sebut saja Toyota, salah satu merk otomotif yang sudah memiliki kredibilitas tinggi, merupakan hasil karya negeri sakura tersebut. Atau Sony, merk yang terpercaya bagi kalangan pecinta alat-alat elektronik seperti notebook, kamera saku, televisi, handycam sampai pada play station juga buatan Jepang.

    Era industri memang belum berakhir tapi kita sudah dihadapkan pada era informasi. Era ini memiliki karakteristik yang berbeda dengan era sebelumnya. Jika pada era sebelumnya, kaum yang berpengaruh adalah kaum pemodal maka di era ini kamu yang berpengaruh adalah mereka yang memiliki informasi ataupun mereka yang mampu mengolah informasi. Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa pada era ini nilai informasi menjadi sangat tinggi. Informasi telah menjadi komoditas. Banyak perusahaan besar yang membuat sebuah satu divisi khusus yang berkewajiban untuk mengumpulkan, mengolah serta menyajikan informasi untuk kebutuhan perusahaan.

    Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang telah diproses ke dalam suatu bentuk yang mempunyai arti bagi si penerima dan mempunyai nilai nyata dan terasa bagi keputusan saat itu atau keputusan mendatang (Davis dalam Sutabri, 2005: 16). Definisi ini lebih luas daripada definisi sebelumnya. Dari definisi tersebut ada dua aspek penting yang akan penulis garis bawahi yaitu data sebagai asal-muasal informasi serta proses pengambilan keputusan yang merupakan salah satu fungsi dari informasi.

    Data merupakan bahan mentah untuk diolah, yang hasilnya kemudian menjadi informasi. Dengan kata lain, data yang telah diperoleh harus diukur dan dinilai baik buruknya, berguna atau tidak dalam hubungannya dengan tujuan yang akan dicapai. Jadwal kuliah yang terpampang pada papan pengumuman di sebuah perguruan tinggi bisa dikategorikan sebagai sebuah data. Data tersebut akan sangat berguna bagi seorang mahasiswa yang kemudian akan melihat jadwal mata kuliah yang dia ambil. Proses pengamatan jadwal yang masih bersifat universal menjadi pemilihan jadwal kuliah yang lebih bersifat individu merupakan sebuah proses transformasi data menjadi informasi.

    Data merupakan hasil dari aktivitas manusia yang terekam melalui proses pencatatan. Data mengenai hasil panen di sebuah daerah merupakan buah dari aktivitas petani yang bercocok tanam di daerah tersebut. Data mengenai hasil penjualan di sebuah perusahaan merupakan hasil dari aktivitas penjualan di perusahaan tersebut.
    Sebuah sistem yang mentransformasikan data menjadi informasi dinamakan sistem informasi. Sistem informasi merupakan sebuah sistem pengelolaan informasi berbasis komputer yang memiliki kemampuan untuk mengelola data dengan kapasitas yang lebih besar jika dibandingkan dengan sistem pengelolaan data yang bersifat manual.

    Disamping itu sistem informasi berbasis komputer juga memiliki keunggulan lain dalam hal kecepatan dan penelusuran data. Hal inilah yang memaksa lembaga pengelola informasi untuk menggunakan sistem pengelolaan data berbasis komputer sehingga sudah hampir semua lembaga pengelola data terutama dikota-kota besar menggunakan sistem pengelolaan data berbasis komputer.

    Sabtu, 05 Desember 2009

    TIGA KUALITAS INFORMASI

    Kualitas informasi tergantung dari tiga hal yaitu informasi harus akurat, tepat waktu dan relevan. Penjelasan tentang kualitas informasi tersebut akan dipaparkan di bawah ini:

    Akurat, berarti informasi harus bebas dari kesalahan-kesalahan dan tidak bias atau menyesatkan. Akurat juga berarti informasi harus jelas mencerminkan maksudnya. Informasi harus akurat karena dari sumber informasi sampai ke penerima informasi kemungkinan banyak terjadi gangguan (noise) yang dapat merubah atau merusak sistem informasi tersebut.

    Tepat pada waktunya, berarti informasi yang datang pada penerima tidak boleh terlambat. Informasi yang sudah usang tidak akan mempunyai nilai lagi. Karena informasi merupakan landasan di dalam proses pengambilan keputusan. Bila pengambilan keputusan terlambat, maka dapat berakibat fatal untuk organisasi. Dewasa ini mahalnya nilai informasi disebabkan harus cepatnya informasi tersebut didapat, sehingga diperlukan teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.

    Relevan, berarti informasi tersebut mempunyai manfaat untuk pemakainya. Relevansi informasi untuk tiap-tiap orang satu dengan yang lainnya berbeda. Misalnya informasi mengenai sebab musabab kerusakan mesin produksi kepada akuntan perusahaan adalah kurang relevan dan akan lebih relevan bila ditujukan kepada ahli teknik perusahaan. Sebaliknya informasi mengenai harga pokok produksi untuk ahli merupakan informasi yang kurang relevan, tetapi relevan untuk akuntan.

    Jumat, 20 November 2009

    Data, Informasi, Pengetahuan dan Sistem

    Data

    Data merupakan salah satu hal utama yang dikaji dalam masalah TIK. Penggunaan dan pemanfaatan data sudah mencakup banyak aspek. Berikut adalah pembahasan definisi data berdasarkan berbagai sumber.

    Data menggambarkan sebuah representasi fakta yang tersusun secara terstruktur, dengan kata lain bahwa “Generally, data represent a structured codification of single primary entities, as well as of transactions involving two or more primary entities .” (Vercellis, 2009: 6). Selain deskripsi dari sebuah fakta, data dapat pula merepresentasikan suatu objek sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa “Data adalah nilai yang merepresentasikan deskripsi dari suatu objek atau kejadian (event) “

    Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa data merupakan suatu objek, kejadian, atau fakta yang terdokumentasikan dengan memiliki kodifikasi terstruktur untuk suatu atau beberapa entitas.

    Informasi

    Informasi merupakan sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data. Data yang sudah ada dikemas dan diolah sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah informasi yang berguna. Berikut adalah definisi informasi berdasarkan berbagai sumber.

    Informasi merupakan suatu hasil dari pemrosesan data menjadi sesuatu yang bermakna bagi yang menerimanya, sebagaimana dikemukakan oleh Vercellis (2009: 7) “Information is the outcome of extraction and processing activities carried out on data, and it appears meaningful for those who receive it in a specific domain .” Selain merupakan hasil dari pengolahan data, informasi juga menggambarkan sebuah kejadian, sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa “Informasi merupakan hasil dari pengolahan data dalam suatu bentuk yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian (event) yang nyata (fact) dengan lebih berguna dan lebih berarti “.

    Dengan demikian informasi dapat dijelaskan kembali sebagai sesuatu yang dihasilkan dari pengolahan data menjadi lebih mudah dimengerti dan bermakna yang menggambarkan suatu kejadian dan fakta yang ada.

    Knowledge (Pengetahuan)

    Dalam menjalankan aktivitasnya, manusia selalu menggunakan pengetahuan. Dengan pengetahuan manusia dapat menentukan langkah terbaik apa saja yang harus dilakukan dalam menentukan suatu keputusan. Berikut adalah pembahasan definisi pengetahuan berdaskan berbagai sumber.

    Pengetahuan sebenarnya merupakan sebuah informasi juga yang merupakan hasil dari pengolahan data. Vercellis (2009: 7) memandang bahwa suatu informasi dikatakan pengetahuan jika dapat digunakan dalam pengambilan keputusan sebagaimana dikemukakan bahwa :

    Information is transformed into knowledge when it is used to make decisions and develop the corresponding actions. Therefore, we can think of knowledge as consisting of information put to work into a specific domain, enhanced by the experience and competence of decision makers in tackling and solving complex problems .

    Dalam kutipan tersebut di atas juga disebutkan bahwa selain informasi, hal yang dibutuhkan dalam sebuah pengetahuan adalah pengalaman dan kompetensi dari seorang pemegang keputusan. Sejalan dengan hal tersebut, Hendrik (2003: 1) mengemukakan bahwa “pengetahuan adalah data dan informasi yang digabung dengan kemampuan, intuisi, pengalaman, gagasan, motivasi dari sumber yang kompeten “.

    Dengan demikian pengetahuan dapat dijelaskan kembali sebagai kumpulan dari data dan informasi yang bertemu dengan kompetensi dan pengalaman seseorang untuk menindaklanjuti data dan informasi yang ada sehingga dapat dikembangkan untuk pengambilan suatu keputusan. Tidak seperti informasi yang hanya bersifat memberi tahu, pengetahuan harus mampu digunakan untuk proses pengambilan keputusan.

    Sistem

    Sebelum kita menyimpulkan mengenai apa itu sistem, berikut adalah definisi sistem dari berbagai sumber. Suatu hal dikatakan sebuah sistem ketika di dalamnya terdapat banyak komponen yang berhubungan untuk mencapai suatu tujuan, sebagaimana dikemukakan oleh Wawan dan Munir (2006: 1) bahwa :

    Sistem adalah suatu jaringan kerja dari beberapa prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu tujuan tertentu. Pengertian lain dari sistem adalah kumpulan beberapa elemen yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.

    Selain dari yang dijelaskan di atas, komponen-komponen yang ada pada suatu sistem juga saling bergantung satu dengan yang lain, serta komponen-komponen tersebut terlihat sebagai satu kesatuan yang utuh dan memiliki kestabilan, seperti yang dikemukakan oleh Beynon dan Davies (2004: 49) bahwa:

    A system might be defined as a coherent set of interdependent components which exists for some purpose, has some stability, and can be usefully viewed as a whole. Systems are generally portrayed in terms of an input–process–output model existing within a given environment

    Berdasarkan hal tersebut di atas, sistem dapat pula dilihat merupakan suatu alur inpu-proses-output dalam suatu lingkungan tertentu. Dengan demikian dapat dijelaskan kembali bahwa sistem merupakan suatu kesatuan menyeluruh yang didalamnya terdapat prosedur dan komponen yang saling berhubungan dan saling bergantung dalam suatu jaringan kerja untuk mencapai suatu tujuan tertentu. Sebuah sistem dapat juga dikatakan suatu kesatuan yang memiliki stabilitas untuk menerima input lalu memprosesnya dan akhirnya menghasilkan suatu output.