Senin, 02 November 2009

Review Acer Aspire 4540

Spesifikasi Acer Aspire 4540

Processor AMD Turion M500 Dual Core Mobile Technology (2.2 GHz, 1 MB L2 cache)
Memory DDR2 1 GB
Display ATI Radeon HD 4200 Graphics
LCD 14,1" WXGA Crystal Brite HID
Hard Drive SATA 320 GB
Optical DVD/RW DL
Web Camera Acer OrbiCam Integrated Web Camera
Bluetooth Ada
Card Reader 5 in 1 Card Reader
Fire Wire Port Tidak Ada
Speaker type Live Surround Stereo Integrated
Modem 56 Kbps
Lan 100 Mbps
Wifi Integrated Wireless LAN 802.11b/g
Battery Type Rechargeable Lithium-ion Battery
Interface IEEE 3945 Port, Acer OrbiCam Integrated VGA camera, 5-in-1 Media Reader, TV-Out,4 X USB 2.0, LAN, VGA Output,Modem,Audio Output
Operating System Linux Operating System
Bonus Free Original Travel Bag
Warranty Garansi Resmi Acer Indonesia 1 Tahun Full Service & Parts

Masa kejayaan Acer Aspire nampaknya harus berakhir karena kedatangan acer aspire 4540. Laptop yang dipersenjatai oleh AMD Turion II X2 M500 ini dipercaya mampu melebihi kinerja pendahulunya yaitu Turion X2 RM-75. Tapi setelah cari telusuri jagat maya ini, tidak ada perbedaan yang begitu mendasar dari keduanya. Secara fisik keduanya memang beda. Turion X2 RM-75 menggunakan socket AM2 sedangkan Turion II X2 M500 menggunakan socket AM3. Untuk takaran FSB, keduanya masih berada di level 800MHz. Keduanya juga sudah terdapat fasilitas HyperTransport yang memungkinkan transfer data berlangsung lebih cepat. Jadi secara tidak langsung, tidak dapat perbedaan yang begitu mencolok pada processor.

Namun pada RAM terdapat perbedaan. Acer 4535 masih menggunakan DDR2, dan Acer 4540 sudah ber-slot-kan DDR3 yang tentunya menang dalam hal frekuensi RAM. Perbedaan frekuensi ini yang nampaknya menjadi pembeda yang cukup kentara.

Dari sisi display, Acer Aspire dilengkapi ATI Radean HD4200 256 MB yang memang lebih unggul dibandingkan dengan ATI Radeon HD 3200 256MB. HD 4200 dilansir memiliki pixel shader yang lebih besar sehingga dapat menampilkan gambar lebih tajam serta tidak berbayang-bayang untuk grafik beresolusi tinggi. Mungkin ini sisi kelebihan dari 4540 yang menjadi andalan.

Dari segi harga, harga Acer Aspire 4540 dibuka pada kisaran harga yang lebih murah dibandingkan Acer Aspire 4535. Acer 4535 sempat dibuka pada kisaran harga 5,9juta (Harga di BEC sekitar 2 bulan lalu), namun 4540 dibuka pada kisaran harga 5,7 juta. Bahkan tadi saya sempat survey dan dapat harga 5,5juta (dapat mouse optik pula!!)

Minggu, 01 November 2009

Adaptasi Joomla 1.5 Untuk Perpustakaan Digital

Joomla 1.5 merupakan sebuah CMS yang dapat digunakan untuk membuat situs internet. Apa itu CMS? Mengutip dari tipsntrick.net CMS adalah software yang digunakan untuk mengatur dokumen dan konten sebuah sistem. Dalam hubungannya dengan web, tentu CMS berperan dalam mengatur dokumen dan konten web tersebut.

Struktur CMS secara garis besar terdiri dari dua bagian, yaitu Frontend dan Backend. Frontend adalah tampilan halaman web kita, yaitu halaman yang diakses oleh pengunjung umum. sedangkan Backend adalah bagian administrasi yang hanya bisa diakses sang pemilik web maupun orang-orang yang telah ditunjuk untuk melakukan manajemen website. Istilah umumnya halaman admin (admin page).

Joomla 1.5 merupakan salah satu CMS yang menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai database. Sejarah munculnya Joomla sendiri cukup unik. Joomla tercipta karena ada perselisihan paham antara pengembang dan penyumbang dana untuk pembuatan Mambo. Pada awalnya Mambo didirikan sebagai CMS yang bersifat open source. Namun kesuksesan Mambo memicu penyumbang dana untuk membuat perusahaan pengembang Mambo. Para developer berpikir seandainya Mambo dijadikan perusahaan, tentu akan bersifat komersial dan ini bertentangan dengan tujuan awal penciptaan Mambo. Beberapa developer hengkang dari Mambo dan menciptakan Joomla. Joomla 1.5 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu Joomla 1.0

Ada tiga komponen yang cukup penting dalam Joomla yaitu module, component dan plugin (ketiganya disebut extension). Extension dalam Joomla dipergunakan untuk meningkatkan fungsionalitas Joomla itu sendiri. Misalnya anda ingin menambahkan fasilitas download dalam situs yang kita buat. Secara default, instalasi awal Joomla 1.5 tidak akan mendukung fasilitas ini. Anda harus menambahkan module ataupun component Joomla seperti Docman atau PhocaDownload. Module, component dan plugin merupakan 3 elemen terpisah namun saling terkait. Secara umum, Component berfungsi untuk menambah fungsionalitas sistem Joomla yang memiliki halaman untuk mengatur beberapa parameter. Sebagai contoh, fasilitas Document Manager (DOCMAN) memiliki pengaturan untuk membuat kategori artikel, deskripsi, image, hak cipta, alamat link, dan lain-lain.

Module adalah sebuah aplikasi mini yang ditempatkan di bagian kiri, kanan, atas maupun bawah halaman utama sebuah website. Module berfungsi untuk menampilkan beberapa component yang telah terinstall. Jadi, ketika menginstal sebuah component maka secara otomatis menginstal pula module. Salah satunya dalah component multibahasa, ketika pertama kali diinstal maka secara otomatis akan menginstal pula module pilihan bahasa untuk ditampilkan di halama utama website. Dan Plugins adalah aplikasi mini yang disisipkan untuk memanipulasi, menambah atau membuat perubahan pada contents atau artikel.

Salah satu Component Joomla 1.5 yang dapat digunakan dalam kegiatan operasional perpustakaan adalah Media Library. Sisi Back-end Media Library terdiri dari Media, Categories, Lend Request, Import/Export,Setting Frontend, Setting Backend dan About.
Di Media kita bisa melihat koleksi apa saja yang kita miliki. Media sangat berkaitan erat dengan Categories. Sebelum menambahkan koleksi kita harus membuat beberapa kategori. Pada saat menginstal Media Library, kategori biasanya sudah terisi. Untuk menambahkan kategori, cukup dengan meng-klik tombol new yang terletak di kanan atas lalu isi sesuai dengan kebutuhan. Kategori ini menunjukkan jenis koleksi yang kita miliki seperti buku, game, CD, Film dll.

Setelah membuat kategori, baru kita bisa memasukkan media yang akan menjadi koleksi kita. Di dalam Media kita akan melihat judul media, tipe media, kategori, status peminjaman, hak akses (public atau registered) serta status publikasi (publis atau unpublish). Untuk menambahkan koleksi, cukup klik tombol new dan isi kolom sesuai dengan jenis media yang akan kita tambahkan. (note: kolom BookId wajib diisi dan kolom Buyfrom acuhkan saja karena akan terkoneksi langsung dengan situs amazon.com).
Lend Request merupakan tempat permohonan peminjaman. Di frontend, pengunjung situs akan melihat koleksi buku kemudian memilih akan meminjam koleksi. Ketika pengunjung meng-klik lend request, permohonan peminjaman dia tidak akan terpenuhi sebelum web admin meng-approve permohonan peminjaman tersebut. Caranya mudah, pilih media yang akan dipinjam kemudian klik accept request untuk meng-approve.

Import/Export merupakan sarana untuk mengambil koleksi dari media penyimpanan lain. Namun, media penyimpanan tersebut harus dalam bentuk XML file. Hal ini bertujuan memudahkan web admin dalam proses migrasi katalog. Jika sebelumnya sudah ada katalog online, cukup mengubahnya ke dalam bentuk XML kemudian import kedalam Media Library.

Setting Frontend merupakan tempat pengaturan frontend yang akan pengunjung lihat.
Disini kita dapat mengatur beberapa settingan seperti Show Review, Show Lend Status, Show Price, Show Emedia Download Link, Media Cover Size, Page Items, Custom Category Images, dan Show Subcategory. Pengaturannya mudah, cukup pilih Yes atau No kemudian memilih hak akses.

Setting Backend merupakan tempat pengaturan halaman web admin. Tidak banyak yang akan kita lihat disini. Halaman admin hanya mendapat beberapa pilihan tampilan namun sebaiknya jangan ada yang kita rubah. Di halaman about kita hanya akan menemukan informasi seputar Media Library.

Media Library mempermudah proses manajemen perpustakaan digital. Jika selama ini bentuk nyata perpustakaan digital masih dalam perdebatan, saya harap Media Library dalam Joomla 1.5 dapat membantu para pakar perpustakaan dalam mendefinisikan perpustakaan digital.

Sabtu, 31 Oktober 2009

Masuk Angin itu Sebenarnya Apa Seh???

Di masayarakat Indonesia, kita sering mendengar istilah "Masuk Angin".
Kata "Masuk Angin" tersebut mereka gunakan apabila mereka merasa:

* kedinginan
* kembung
* pegal-pegal otot dan sendi
* buang gas terus menerus
* batuk-pilek

Kerap kali mereka memakai jaket yang tebal saat berkendara motor dengan tujuan, supaya "enggak masuk angin"..mereka mungkin beranggapan bahwa "angin" tersebut dapat masuk lewat pori-pori tubuh kita, dan dengan mekanisme "entah bagaimana" dapat menimbulkan keluhan-keluhan tidak enak seperti yang telah disebutkan di atas.

Sebenarnya di Istilah Kedokteran, TIDAK ADA istilah "masuk angin", dan berbagai keluhan yang disebutkan diatas memang dapat ditimbulkan oleh Cuaca Dingin (mungkin aja banyak anginnya) namun tidak seperti yang telah dipikirkan oleh banyak orang awam...(masuk angin..).

Cuaca yang dingin dapat menimbulkan mekanisme "vasoconstricion" dimana terjadi Penyempitan pembuluh darah kita, hal ini mekanisme untuk menghambat pengeluaran kalor berlebihan dari tubuh, sehingga tidak terjadi Hipotermi. Nah..Vasokonstriksi (penyempitan) pembuluh darah ini dapat mengakibatkan peredaran darah di tubuh kita kurang lancar, sehingga hasil metabolisme, dan Asam laktat terakumulasi pada otot-otot kita..akibatnya pegal-pegal dan seluruh tubuh kita tidak enak...

Selain itu, Cuaca yang dingin juga mengakibatkan "perlambatan dari gerak peristaltik saluran cerna kita", sehingga gas yang ada di saluran cerna kita tertampung sehingga dapat menjadi kembung...perut terasa penuh...ditambah lagi mungkin aja terjadi yang namanya "Aerophagi" (Makan angin)..nah ini mungkin yang sering kita alami bila kita berkendaraan motor, atau naik Roller Coaster, tapi sambil buka mulut (Mangap), akibatnya banyak angin yang tertelan oleh kita, sehingga kita kenyang dengan angin (Kembung-red). He..He...

Parahnya lagi, Cuaca yang dingin, dapat mengakibatkan rambut-rambut sel di saluran pernafasan kita lambat untuk bergerak..padahal fungsi pergerakan tersebut adalah untuk mengeluarkan lendir dan bakteri serta virus. Akibat dari gangguan fungsi rambut-rambut di saluran nafas ini, kita akan mudah terkena infeksi saluran nafas atas, seperti: batuk, pilek, dll..

Nah, obat-obat, jamu-jamu yang "wes..ewes..ewes..bablas anginnya" hanya berfungsi mengeluarkan udara dalam saluran pencernaan (jadi sering buang gas), dan menghangatkan badan karena banyak mengandung jahe, dll..(that's Oke...).

Kerokan???


Begitu menyatunya kerokan dengan budaya Jawa, banyak orang Barat (bule) dari berbagai negara mempelajari teknik kerokan di sebuah padepokan yang disebut Lemah Putih, di daerah Mojosongo, Surakarta, Jawa Tengah. Memang tidak hanya di tempat ini mereka belajar. Di tempat lain seperti Yogyakarta, mereka juga menanyakan perihal terapi ini.

Buat para bule, mengherankan sekali kerokan bisa memperbaiki kondisi tubuh yang tidak sehat. Meski pernah dianggap tidak masuk akal, mereka melihat, terapi ini teryata efektif karena murah dan mudah dilakukan.

Prinsip kerokan menurut Dr. Koosnadi Saputra, Sp.R, akupunkturis klinik, mirip prinsip pemanasan dengan menggunakan moxa yang sering dipakai saat jarum akupunktur ditusukkan pada tubuh untuk mengatasi masuk angin. Prinsip ini juga tidak jauh berbeda dengan model terapi kop yang biasanya menggunakan alat seperti tanduk, gelas, karet, tabung bambu dan lain-lain. Di negeri asal teknik akupunktur, model terapi ini sudah resmi dipakai sebagai sarana penyembuhan. Menurut Mochtar Wijayakusuma, putra Hembing Wijayakusuma yang juga seorang akupunkturis, penelitian mengapa kerokan memiliki efek menyembuhkan juga pernah dilakukan di Universitas Ghuan Thou, sebuah universitas terkenal di Cina.

Jumat, 30 Oktober 2009

Netbook Vs Notebook : Mana yang kamu pilih?

wah,wah,wah.... keliatannya minat masyarakat kita akan komputer jinjing (notebook ataupun netbook) meningkat tajam. Beberapa tahun lalu kebutuhan masyarakat akan komputer telah dipenuhi dengan komputer desktop (PC). Penjualan PC (branded ataupun rakitan) meningkat. Berbagai vendor hardware pun mulai merambah ke pasar Indonesia. Namun kita harus mengakui bahwa popularitas PC kini sudah mulai menurun (betul tidak....?). Tingkat mobilitas masyarakat kita yang cukup tinggi serta kebutuhan akan komputer nampaknya telah disambut manis oleh vendor2 komputer jinjing.

Masyarakat pun kini dihadapkan pada dua pilihan komputer jinjing yaitu notebook atau netbook. Perbedaan yang sangat nyata diantara netbook dan notebook adalah ukuran. Netbook biasanya berlayar 10 inchi, mungil, tipis serta ringan sehingga mudah dibawa kemana-mana. Jika kita lihat lebih dalam lagi ternyata banyak perbedaannya lho...

Mulai dari fitur, kebanyakan netbook yang beredar di pasaran dipersenjatai dengan webcam, bluetooth, VGA out, card reader, beberapa slot USB namun minus optical dirve. Pengeliminasian netbook ini untuk mendukung moda netbook yang tipis. Fiturnya memang ga jauh beda sama notebook, tapi ketiadaan optical drive cukup juga. Kaga bisa nongton film coy...

Performa?Ok, ini hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Netbook yang beredar di pasaran dipersenjai Intel Atom sebagai processor. Intel Atom ini sengaja dirancang oleh Intel sebagai processor yang mungil serta hemat listrik sehingga penggunaan baterai bisa lebih lama (3-8jam). Memang Intel Atom sudah memiliki kualifikasi untuk disebut sebagai processor mid-end, namun masih belum memiliki kualifikasi sebagai processor berkinerja tinggi.

Buat ente-ente yang berminat membeli netbook perhatikan dulu tingkat kebutuhan anda. Jika yang anda butuhkan memang komputer jinjing yang portabel dan tingkat penggunaan komputer anda hanya sebatas berinternet serta aplikasi kantoran, netbook memang cocok untuk anda. Tapi kalau anda sering menggunakan aplikasi grafis serta game 3D, hoho jangan coba2 beli netbook.

Dari segi harga netbook lebih murah daripada notebook. Harga netbook berkisar diantara 3-6juta. Harga segitu bisa dikatakan terjangkau oleh masyarakat kita. Mereknya pun bervariasi, mulai dari Acer, Axioo, HP, Lenovo, Sammsung, Toshiba sampai MSI

Bagi anda yang membutuhkan komputer jinjing berkinerja tinggi, pilih notebook. Processor notebook bervariasi. Untuk kelas Intel, ada celeron, dual-core, core2duo sampai dengan teknologi centrino duo. Variasi processor ini tentu diperuntukkan untuk berbagai segmen. Celeron bagi anda yang tidak membutuhkan kinerja tinggi. Bagi anda yang membutuhkan processor berkinerja tinggi, core2dou ke atas. Untuk kelas AMD, ada AMD Turion dan AMD Turion Ultra. AMD memang terkenal sebagai processor yang bandel, garang serta tahan banting. AMD Turion masih selevel dengan Dual-Core, Turion Ultra selevel dengan Core2Duo.

Ukuran LCD notebook pun bervariasi, mulai dari 12, 13, 14 sampai 15 inchi. Perbedaan tersebut tidak hanya berdampak pada ukuran notebook, kinerja LCD pun dapat diukur dari ukurannya. Seperti tingkat ketajaman ataupun resolusi.

Untuk fitur, notebook memang super lengkap. Kebanyakan notebook dilengkapi dengan bluetooh, VGA out, Slot HDMI, card reader, bahkan untuk beberapa merek sudah dilengkapi dengan firewire dan e-sata. Optical Drive nya sudah berteknologi tinggi, sudah mendukung Blu-ray dan Light Scribe.

Harga notebook memang lebih mahal dari netbook. Memang ada yang sekitar 3-4juta, namun coba anda perhatikan spesifikasinya (masih belum high-tech bro!!!). Untuk mendapatkan notebook berteknologi tinggi anda memang harus merogoh kocek anda lebih dalam lagi.

So, kalo memang anda berniat untuk memilih komputer jinjing sebagai pasangan hidup anda, perhatikan baik2 kebutuhan anda. Jangan sampai menyesal di kemudian hari karena anda salah memilih.