Selasa, 10 November 2009

Sekilas tentang web 2.0

Web 2.0, adalah sebuah istilah yang dicetuskan pertama kali oleh O'Reilly Media pada tahun 2003, dan dipopulerkan pada konferensi web 2.0 pertama di tahun 2004, merujuk pada generasi yang dirasakan sebagai generasi kedua layanan berbasis web—seperti situs jaringan sosial, wiki, perangkat komunikasi, dan folksonomi—yang menekankan pada kolaborasi online dan berbagi antar pengguna. O'Reilly Media, dengan kolaborasinya bersama MediaLive International, menggunakan istilah ini sebagai judul untuk sejumlah seri konferensi, dan sejak 2004 beberapa pengembang dan pemasar telah mengadopsi ungkapan ini.

Walaupun kelihatannya istilah ini menunjukkan versi baru daripada web, istilah ini tidak mengacu kepada pembaruan kepada spesifikasi teknis World Wide Web, tetapi lebih kepada bagaimana cara si-pengembang sistem di dalam menggunakan platform web. Mengacu pada Tim Oreilly, istilah Web 2.0 didefinisikan sebagai berikut:

"Web 2.0 adalah sebuah revolusi bisnis di dalam industri komputer yang terjadi akibat pergerakan ke internet sebagai platform, dan suatu usaha untuk mengerti aturan-aturan agar sukses di platform tersebut. ”

Prinsip-prinsip dasar Web 2.0
* Web sebagai platform
* Data sebagai pengendali utama
* Efek jaringan diciptakan oleh arsitektur partisipasi
* Inovasi dalam perakitan sistem serta situs disusun dengan menyatukan fitur dari pengembang yang terdistribusi dan independen (semacam model pengembangan "open source")
* Model bisnis yang ringan, yang dikembangkan dengan gabungan isi dan layanan
* Akhir dari siklus peluncuran (release cycle) perangkat lunak
* Mudah untuk digunakan dan diadopsi oleh user

*) Taken from wikipedia

Senin, 09 November 2009

Motor pakai linux sama wifi

Bukan main memang karya Mavizen. Perpanjangan tangan manufaktur TTXGP (Time Trials Xtreme Grand Prix – ajang perlombaan untuk motor dengan nol emisi) baru saja mengumumkan keberadaan TTX02 di SEMA tahun ini.

Motor keren ini bisa ngebut sampai 130mph. Namun bukan itu yang membuatnya unik. TTX02 datang lengkap dengan akses IP dedicated, on-board web server, dan konektivitas Wi-Fi, serta OS Linux. Maka setiap TTX02 bisa dikoneksikan ke sebarang laptop yang punya fitur Wi-Fi.

Mavizen menyebut TTX02-nya sebagai “laptop di atas roda”, menunjukkan gaya pendekatan mereka terhadap motor listrik melalui sudut pandang consumer electronics. Menurut Azhar Hussain (Founder dan Entrepreneur TTXGP), sudut pandang consumer electronics muncul karena “kita hidup di budaya klik dan konektivitas adalah kuncinya. Pendekatan kami adalah mencari cara bagaimana membuat laptop ikut balapan. Menurut kami kendaraan listrik punya lebih banyak kesamaan dengan consumer electronics dibandingkan otomotif tradisional.”

Mau tahu berapa harga motor listrik ini? Bandrolnya sekitar US$ 41.000 dan baru akan dipasarkan tahun depan dalam jumlah sangat terbatas, tepatnya 50 unit saja.

Senin, 02 November 2009

Review Acer Aspire 4540

Spesifikasi Acer Aspire 4540

Processor AMD Turion M500 Dual Core Mobile Technology (2.2 GHz, 1 MB L2 cache)
Memory DDR2 1 GB
Display ATI Radeon HD 4200 Graphics
LCD 14,1" WXGA Crystal Brite HID
Hard Drive SATA 320 GB
Optical DVD/RW DL
Web Camera Acer OrbiCam Integrated Web Camera
Bluetooth Ada
Card Reader 5 in 1 Card Reader
Fire Wire Port Tidak Ada
Speaker type Live Surround Stereo Integrated
Modem 56 Kbps
Lan 100 Mbps
Wifi Integrated Wireless LAN 802.11b/g
Battery Type Rechargeable Lithium-ion Battery
Interface IEEE 3945 Port, Acer OrbiCam Integrated VGA camera, 5-in-1 Media Reader, TV-Out,4 X USB 2.0, LAN, VGA Output,Modem,Audio Output
Operating System Linux Operating System
Bonus Free Original Travel Bag
Warranty Garansi Resmi Acer Indonesia 1 Tahun Full Service & Parts

Masa kejayaan Acer Aspire nampaknya harus berakhir karena kedatangan acer aspire 4540. Laptop yang dipersenjatai oleh AMD Turion II X2 M500 ini dipercaya mampu melebihi kinerja pendahulunya yaitu Turion X2 RM-75. Tapi setelah cari telusuri jagat maya ini, tidak ada perbedaan yang begitu mendasar dari keduanya. Secara fisik keduanya memang beda. Turion X2 RM-75 menggunakan socket AM2 sedangkan Turion II X2 M500 menggunakan socket AM3. Untuk takaran FSB, keduanya masih berada di level 800MHz. Keduanya juga sudah terdapat fasilitas HyperTransport yang memungkinkan transfer data berlangsung lebih cepat. Jadi secara tidak langsung, tidak dapat perbedaan yang begitu mencolok pada processor.

Namun pada RAM terdapat perbedaan. Acer 4535 masih menggunakan DDR2, dan Acer 4540 sudah ber-slot-kan DDR3 yang tentunya menang dalam hal frekuensi RAM. Perbedaan frekuensi ini yang nampaknya menjadi pembeda yang cukup kentara.

Dari sisi display, Acer Aspire dilengkapi ATI Radean HD4200 256 MB yang memang lebih unggul dibandingkan dengan ATI Radeon HD 3200 256MB. HD 4200 dilansir memiliki pixel shader yang lebih besar sehingga dapat menampilkan gambar lebih tajam serta tidak berbayang-bayang untuk grafik beresolusi tinggi. Mungkin ini sisi kelebihan dari 4540 yang menjadi andalan.

Dari segi harga, harga Acer Aspire 4540 dibuka pada kisaran harga yang lebih murah dibandingkan Acer Aspire 4535. Acer 4535 sempat dibuka pada kisaran harga 5,9juta (Harga di BEC sekitar 2 bulan lalu), namun 4540 dibuka pada kisaran harga 5,7 juta. Bahkan tadi saya sempat survey dan dapat harga 5,5juta (dapat mouse optik pula!!)

Minggu, 01 November 2009

Adaptasi Joomla 1.5 Untuk Perpustakaan Digital

Joomla 1.5 merupakan sebuah CMS yang dapat digunakan untuk membuat situs internet. Apa itu CMS? Mengutip dari tipsntrick.net CMS adalah software yang digunakan untuk mengatur dokumen dan konten sebuah sistem. Dalam hubungannya dengan web, tentu CMS berperan dalam mengatur dokumen dan konten web tersebut.

Struktur CMS secara garis besar terdiri dari dua bagian, yaitu Frontend dan Backend. Frontend adalah tampilan halaman web kita, yaitu halaman yang diakses oleh pengunjung umum. sedangkan Backend adalah bagian administrasi yang hanya bisa diakses sang pemilik web maupun orang-orang yang telah ditunjuk untuk melakukan manajemen website. Istilah umumnya halaman admin (admin page).

Joomla 1.5 merupakan salah satu CMS yang menggunakan PHP sebagai bahasa pemrograman dan MySQL sebagai database. Sejarah munculnya Joomla sendiri cukup unik. Joomla tercipta karena ada perselisihan paham antara pengembang dan penyumbang dana untuk pembuatan Mambo. Pada awalnya Mambo didirikan sebagai CMS yang bersifat open source. Namun kesuksesan Mambo memicu penyumbang dana untuk membuat perusahaan pengembang Mambo. Para developer berpikir seandainya Mambo dijadikan perusahaan, tentu akan bersifat komersial dan ini bertentangan dengan tujuan awal penciptaan Mambo. Beberapa developer hengkang dari Mambo dan menciptakan Joomla. Joomla 1.5 merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yaitu Joomla 1.0

Ada tiga komponen yang cukup penting dalam Joomla yaitu module, component dan plugin (ketiganya disebut extension). Extension dalam Joomla dipergunakan untuk meningkatkan fungsionalitas Joomla itu sendiri. Misalnya anda ingin menambahkan fasilitas download dalam situs yang kita buat. Secara default, instalasi awal Joomla 1.5 tidak akan mendukung fasilitas ini. Anda harus menambahkan module ataupun component Joomla seperti Docman atau PhocaDownload. Module, component dan plugin merupakan 3 elemen terpisah namun saling terkait. Secara umum, Component berfungsi untuk menambah fungsionalitas sistem Joomla yang memiliki halaman untuk mengatur beberapa parameter. Sebagai contoh, fasilitas Document Manager (DOCMAN) memiliki pengaturan untuk membuat kategori artikel, deskripsi, image, hak cipta, alamat link, dan lain-lain.

Module adalah sebuah aplikasi mini yang ditempatkan di bagian kiri, kanan, atas maupun bawah halaman utama sebuah website. Module berfungsi untuk menampilkan beberapa component yang telah terinstall. Jadi, ketika menginstal sebuah component maka secara otomatis menginstal pula module. Salah satunya dalah component multibahasa, ketika pertama kali diinstal maka secara otomatis akan menginstal pula module pilihan bahasa untuk ditampilkan di halama utama website. Dan Plugins adalah aplikasi mini yang disisipkan untuk memanipulasi, menambah atau membuat perubahan pada contents atau artikel.

Salah satu Component Joomla 1.5 yang dapat digunakan dalam kegiatan operasional perpustakaan adalah Media Library. Sisi Back-end Media Library terdiri dari Media, Categories, Lend Request, Import/Export,Setting Frontend, Setting Backend dan About.
Di Media kita bisa melihat koleksi apa saja yang kita miliki. Media sangat berkaitan erat dengan Categories. Sebelum menambahkan koleksi kita harus membuat beberapa kategori. Pada saat menginstal Media Library, kategori biasanya sudah terisi. Untuk menambahkan kategori, cukup dengan meng-klik tombol new yang terletak di kanan atas lalu isi sesuai dengan kebutuhan. Kategori ini menunjukkan jenis koleksi yang kita miliki seperti buku, game, CD, Film dll.

Setelah membuat kategori, baru kita bisa memasukkan media yang akan menjadi koleksi kita. Di dalam Media kita akan melihat judul media, tipe media, kategori, status peminjaman, hak akses (public atau registered) serta status publikasi (publis atau unpublish). Untuk menambahkan koleksi, cukup klik tombol new dan isi kolom sesuai dengan jenis media yang akan kita tambahkan. (note: kolom BookId wajib diisi dan kolom Buyfrom acuhkan saja karena akan terkoneksi langsung dengan situs amazon.com).
Lend Request merupakan tempat permohonan peminjaman. Di frontend, pengunjung situs akan melihat koleksi buku kemudian memilih akan meminjam koleksi. Ketika pengunjung meng-klik lend request, permohonan peminjaman dia tidak akan terpenuhi sebelum web admin meng-approve permohonan peminjaman tersebut. Caranya mudah, pilih media yang akan dipinjam kemudian klik accept request untuk meng-approve.

Import/Export merupakan sarana untuk mengambil koleksi dari media penyimpanan lain. Namun, media penyimpanan tersebut harus dalam bentuk XML file. Hal ini bertujuan memudahkan web admin dalam proses migrasi katalog. Jika sebelumnya sudah ada katalog online, cukup mengubahnya ke dalam bentuk XML kemudian import kedalam Media Library.

Setting Frontend merupakan tempat pengaturan frontend yang akan pengunjung lihat.
Disini kita dapat mengatur beberapa settingan seperti Show Review, Show Lend Status, Show Price, Show Emedia Download Link, Media Cover Size, Page Items, Custom Category Images, dan Show Subcategory. Pengaturannya mudah, cukup pilih Yes atau No kemudian memilih hak akses.

Setting Backend merupakan tempat pengaturan halaman web admin. Tidak banyak yang akan kita lihat disini. Halaman admin hanya mendapat beberapa pilihan tampilan namun sebaiknya jangan ada yang kita rubah. Di halaman about kita hanya akan menemukan informasi seputar Media Library.

Media Library mempermudah proses manajemen perpustakaan digital. Jika selama ini bentuk nyata perpustakaan digital masih dalam perdebatan, saya harap Media Library dalam Joomla 1.5 dapat membantu para pakar perpustakaan dalam mendefinisikan perpustakaan digital.